Coffee and Cream, Sweet and Sour, Hot and Spicy

This kind of BloG

Selamat Jalan, Dudung!!!

Berita mengejutkan datang dari salah seorang sahabat gue di Bandung. Temen sekelas, temen seperjuangan, temen sependeritaan, temen curhat, temen kerja, pokonya temen di segala suasana deh.

Dia berpulang ke rahmatullah kemarin, Jumat, 19 September 2008, menjelang buka puasa karena kecelakaan motor. Gue jelas sangat kaget. Kenapa? Karena beberapa hari sebelumnya masih ketemu, masih ngobrol, n ada project yang mau dikerjain. Bahkan, laptopnya masih di gue😦

Gue dapet kabar itu jam 7 malem, di saat gue lagi ngambek sama keadaan di kantor. Gue shock. Gue langsung pulang, ngambil travel jam 8 dari BSD, bareng sama KusKus yang baru aja interview. Di jalan, gue gak bisa tidur, kepikiran n masih gak pecaya.

Akhirnya gue sampe Bandung jam 11 malem n langsung ke kamar jenazah RS Hasan Sadikin.  Rasa gak percaya gue buyar karena temen2 gue ada disana semua. Banyak temen kampus n temen2 Dudung lainnya.

Trus gue dibawa desi ke tempat jenazah disemayamkan. Gue gak berani, n akhirnya gue memutuskan nunggu febri n KusKus. Pas di dalem kamar jenazah, almarhum yang ternyata udah di-kafan-in gak cukup membuat gue percaya. Gue masih gak percaya.

Pas adiknya dateng, langsung gue samperin n dia juga langsung meluk gue n nangis sejadi2nya. Gue sedih, gue keilangan dia juga!! Sesaat sebelum jenazah dimasukin ke dalam peti dan mau dibawa ke cengkareng, pihak keluarga ada yang mau liat. Akhirnya dibuka lah itu kafan n gue juga liat. Astaga!!! Itu Dudung, sahabat gue. Idungnya udah ditambel kain, telinga nya juga. Dagunya terlihat ada jaitan.

Tuhan, itu Dudung. Kenapa cepat sekali Kau ambil dia? Disaat dia mulai berubah menjadi seorang hamba yang lebih baik?

Dudung, not much to tell, but i just wanna tell you that you’re the best partner. You can be my shoulder to cry on anytime, anyhow and anywhere. Selamat Jalan, Dudung. Istirahat yang tenang. Kami akan menyelesaikan semua urusan mu yang mungkin masih tersisa. Maafin gue, gak bisa nganter ke peristirahatan yang terakhir di Palembang. You finished the race here perfectly, Dung.

September 20, 2008 - Posted by | me and just me

2 Comments »

  1. Rasanya ga percaya
    satu temen seperjuangan pergi duluan😦

    Comment by Eru | October 29, 2008 | Reply

  2. sama, kaget banget gue. Sedih juga.

    Comment by santiyunita | November 1, 2008 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: